Ringkasan:
- Produk petshop paling laris umumnya berasal dari kebutuhan rutin, seperti makanan, pasir, vitamin, perlengkapan kebersihan, dan kebutuhan grooming.
- Selain melihat produk yang banyak dicari, pemilik petshop perlu memperhatikan frekuensi pembelian, margin keuntungan, serta perputaran stok agar produk yang tersedia benar-benar mendukung penjualan.
Memilih produk untuk dijual tidak cukup hanya berdasarkan barang yang terlihat menarik. Bagi pemilik petshop, keputusan tersebut perlu mempertimbangkan kebutuhan hewan peliharaan, kebiasaan pelanggan, tren pasar, hingga kemampuan produk untuk menghasilkan penjualan berulang.
Terlebih jika petshop memiliki banyak jenis barang dengan ukuran, merek, rasa, atau varian berbeda. Tanpa pengelolaan stok yang baik, produk yang laris justru dapat mengalami kehabisan stok, sementara barang yang kurang diminati menumpuk di rak.
Lalu, apa saja produk petshop paling laris yang sebaiknya tersedia di toko? Berikut beberapa kategori yang dapat Anda pertimbangkan.
Apa Saja Produk Petshop Paling Laris yang Banyak Dicari Pelanggan?
Produk yang paling potensial untuk petshop biasanya adalah barang yang berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari hewan peliharaan. Berikut beberapa di antaranya.
Makanan dan Snack Hewan
Makanan merupakan salah satu produk utama yang hampir selalu dicari oleh pemilik hewan. Produk ini memiliki potensi pembelian berulang karena persediaannya akan terus habis.
Anda dapat menyediakan makanan untuk berbagai kebutuhan, misalnya makanan kucing dan anjing, dry food, wet food, hingga snack atau treat.
Agar pilihan tidak terlalu melebar, perhatikan produk yang paling sering dibeli pelanggan. Misalnya, jika sebagian besar pelanggan memiliki kucing, Anda dapat memperbanyak varian makanan kucing yang memiliki perputaran stok tinggi.
Pasir Kucing
Pasir kucing termasuk kebutuhan rutin yang berpotensi menghasilkan pembelian berulang. Jenisnya pun beragam, seperti pasir bentonite, tofu, zeolit, hingga varian dengan aroma tertentu.
Perbedaan ukuran kemasan juga perlu diperhatikan. Pelanggan yang memiliki satu kucing mungkin memilih kemasan kecil, sedangkan pemilik beberapa kucing cenderung mencari kemasan lebih besar.
Karena itu, jangan hanya mencatat produk berdasarkan nama. Pastikan setiap varian dan ukuran memiliki pencatatan stok yang jelas agar Anda tidak keliru saat melakukan penjualan maupun restock.
Baca juga : Cara Menghitung Keuntungan Petshop agar Laba Lebih Terukur
Vitamin dan Suplemen Hewan
Vitamin dan suplemen juga menjadi produk yang dapat melengkapi kebutuhan pelanggan. Contohnya vitamin bulu, suplemen nafsu makan, multivitamin, hingga produk pendukung kesehatan tertentu.
Namun, petshop perlu berhati-hati dalam memberikan rekomendasi produk yang berkaitan dengan kondisi kesehatan hewan. Informasi pada kemasan dan anjuran dokter hewan tetap menjadi rujukan utama.
Dari sisi bisnis, Anda dapat mengelompokkan produk berdasarkan jenis hewan dan manfaat yang tercantum pada produk agar pelanggan lebih mudah menemukan barang yang dibutuhkan.
Produk Grooming dan Kebersihan
Shampoo, sisir, nail clipper, ear cleaner, sikat gigi, hingga produk kebersihan kandang termasuk perlengkapan yang layak dipertimbangkan.
Kategori ini menarik karena dapat menjangkau pelanggan dengan kebutuhan berbeda. Pemilik hewan yang melakukan grooming sendiri di rumah, misalnya, dapat menjadi target utama untuk produk-produk tersebut.
Aksesori Hewan Peliharaan
Aksesori seperti kalung, leash, harness, tempat makan, tempat minum, kandang, mainan, dan tempat tidur juga memiliki daya tarik tersendiri.
Berbeda dengan makanan yang dibeli karena kebutuhan rutin, aksesori sering kali dipengaruhi oleh fungsi, desain, ukuran, dan preferensi pemilik hewan.
Anda dapat menggunakan kategori dan variasi produk untuk melihat aksesori mana yang paling cepat terjual. Dengan begitu, keputusan pembelian stok berikutnya tidak hanya berdasarkan perkiraan.
Baca juga : Cara Koneksikan Mini Printer ke Laptop via Bluetooth tanpa Kabel
Bagaimana Cara Menentukan Produk Petshop yang Paling Laris di Toko Anda?
Daftar produk di atas dapat menjadi titik awal, tetapi produk yang paling laris di setiap petshop belum tentu sama.
Cara yang lebih akurat adalah melihat data penjualan toko sendiri. Perhatikan produk yang paling sering terjual dalam periode tertentu, frekuensi pelanggan membelinya kembali, serta jumlah stok yang tersisa setelah periode tersebut. Contohnya, sebuah petshop menjual 20 jenis makanan kucing. Setelah melihat laporan penjualan selama tiga bulan, ternyata hanya lima produk yang memberikan kontribusi penjualan paling tinggi.
Daripada terus menambah semua varian, pemilik toko dapat memprioritaskan stok lima produk tersebut sambil tetap menyediakan produk lainnya dalam jumlah yang lebih terkendali.
Pendekatan seperti ini membantu Anda mengurangi risiko overstock sekaligus mencegah produk yang banyak dicari pelanggan mengalami stockout.
Mengapa Pengelolaan Stok Penting untuk Petshop?
Semakin banyak kategori dan varian produk yang dijual, semakin sulit pengelolaan stok dilakukan secara manual.
Bayangkan Anda memiliki puluhan merek makanan, beberapa ukuran kemasan, berbagai jenis pasir, vitamin, aksesori, dan produk grooming. Ketika satu produk terjual, stoknya harus segera diperbarui. Jika pencatatan terlambat, jumlah stok pada catatan dapat berbeda dengan kondisi sebenarnya.
Di sinilah aplikasi kasir dapat membantu operasional petshop.
Dengan IPOS 5, transaksi penjualan dapat terhubung dengan pencatatan stok sehingga Anda lebih mudah memantau pergerakan barang. Data penjualan juga dapat digunakan untuk melihat produk yang memiliki penjualan tinggi dan membantu Anda mengambil keputusan restock berdasarkan kondisi toko.
Pengelolaan yang lebih terstruktur membuat Anda tidak perlu hanya mengandalkan ingatan atau catatan manual saat mengecek persediaan.
Bagaimana Cara Mengelola Produk Petshop agar Tidak Menumpuk?
Menjual banyak produk tidak selalu berarti toko akan mendapatkan keuntungan lebih besar. Jika produk terlalu lama tersimpan, modal dapat tertahan dan ruang penyimpanan menjadi semakin penuh.
Beberapa langkah yang dapat diterapkan adalah :
- Kelompokkan produk berdasarkan kategori dan jenis hewan.
- Pantau produk dengan perputaran stok tinggi dan rendah.
- Evaluasi produk yang jarang terjual secara berkala.
- Sesuaikan jumlah restock dengan pola penjualan.
- Perhatikan tanggal kedaluwarsa untuk produk yang memiliki masa simpan.
- Gunakan data transaksi sebagai dasar menentukan pembelian stok berikutnya.
Misalnya, jika laporan menunjukkan snack tertentu hanya terjual beberapa unit dalam sebulan, Anda tidak perlu melakukan restock dalam jumlah besar. Sebaliknya, makanan yang selalu habis sebelum jadwal pembelian berikutnya perlu mendapatkan perhatian lebih.
Apakah Aplikasi Kasir Cocok Digunakan untuk Mengelola Petshop?
Ya, terutama jika jumlah produk dan transaksi sudah mulai bertambah. Aplikasi kasir bukan hanya berfungsi untuk mencatat pembayaran, tetapi juga dapat membantu pemilik usaha mendapatkan gambaran mengenai aktivitas penjualan.
Dengan IPOS 5, Anda dapat memanfaatkan pencatatan transaksi dan laporan usaha untuk membantu memantau penjualan serta stok. Data tersebut dapat menjadi bahan evaluasi ketika menentukan produk mana yang perlu dipertahankan, ditambah stoknya, atau dievaluasi kembali.
Bagi petshop yang sedang berkembang, penggunaan sistem kasir juga dapat membuat pekerjaan karyawan lebih terstruktur karena proses pencatatan tidak sepenuhnya bergantung pada catatan manual.
FAQ seputar Produk Petshop Paling Laris
Apa produk petshop yang paling banyak dibeli pelanggan?
Makanan dan snack hewan, pasir kucing, vitamin, produk grooming, serta aksesori termasuk kategori yang umum dicari. Namun, produk terlaris dapat berbeda berdasarkan target pelanggan dan lokasi petshop.
Bagaimana mengetahui produk petshop yang paling laris?
Gunakan data transaksi untuk melihat jumlah produk terjual dalam periode tertentu. Bandingkan juga frekuensi pembelian dan perputaran stok agar keputusan restock lebih tepat.
Apakah petshop harus menyediakan semua jenis produk?
Tidak harus. Lebih baik memprioritaskan produk yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan dan memiliki perputaran penjualan yang baik, kemudian menambah variasi secara bertahap berdasarkan permintaan.
Apakah aplikasi kasir bisa membantu mengelola stok petshop?
Bisa. Aplikasi kasir seperti IPOS 5 dapat membantu pencatatan transaksi dan pengelolaan stok sehingga pemilik usaha lebih mudah memantau pergerakan barang dan mengevaluasi penjualan.
Bagaimana cara menghindari stok produk petshop menumpuk?
Pantau produk yang lambat terjual, lakukan evaluasi stok secara berkala, dan gunakan data penjualan sebagai pertimbangan saat melakukan restock. Hindari membeli produk dalam jumlah besar hanya karena mengikuti tren tanpa melihat permintaan pelanggan.
Mengetahui produk petshop paling laris dapat membantu Anda menentukan prioritas stok, tetapi pengelolaan yang baik membutuhkan data penjualan yang mudah dipantau. Dengan sistem kasir yang lebih terstruktur, Anda dapat mengurangi ketergantungan pada pencatatan manual dan memiliki informasi yang lebih jelas untuk mengevaluasi operasional toko.
Jika Anda ingin pengelolaan transaksi, stok, dan laporan usaha petshop menjadi lebih praktis, coba gratis IPOS 5 dan lihat bagaimana sistem kasir dapat membantu operasional bisnis Anda.




