PENGATURAN OPSI TIMBANGAN
Menu Pengaturan Opsi Timbangan pada aplikasi IPOS digunakan untuk mengatur integrasi antara sistem kasir dan perangkat timbangan yang menghasilkan barcode berdasarkan berat produk. Fitur ini sangat berguna bagi usaha yang menjual barang dengan harga per kilogram atau per gram. Contohnya seperti supermarket, toko buah, toko daging, hingga usaha retail lainnya. Melalui konfigurasi yang tepat, sistem dapat membaca informasi produk dan berat barang secara otomatis dari barcode yang dicetak oleh timbangan. Hal ini menyebabkan proses transaksi menjadi lebih cepat, akurat, dan efisien.
Keterangan Tab Opsi Timbangan :
Ini adalah opsi untuk Mengaktifkan scan barcode apabila anda menjual item yang dihitung melalui beratnya, seperti buah buahan, daging dagingan dan lainnya.
Pengaturan fitur timbangan sangat membantu proses transaksi pada usaha yang menjual produk berdasarkan berat. Dengan konfigurasi yang tepat, sistem dapat membaca barcode yang dihasilkan oleh timbangan digital secara otomatis sehingga kasir tidak perlu memasukkan data secara manual. Hal ini dapat mengurangi kesalahan input dan mempercepat proses pelayanan kepada pelanggan.
- Aktifkan Mode Timbangan :
Untuk mengaktifkan mode timbangan.
Sebelum menggunakan fitur ini, pastikan perangkat timbangan yang digunakan telah mendukung pencetakan barcode sesuai format yang dibaca oleh sistem. Pengaturan yang sesuai akan memastikan informasi produk dan berat barang dapat dikenali dengan benar saat proses transaksi berlangsung.
- Jml Digit Flag :
Definisi digit untuk penanda bahwa kode tersebut adalah untuk barcode
- Jml Digit Kode Item :
Difinisi digit untuk mentukan kode
- Jml Digit Berat :
Difinisi digit untuk menentukan berat dari barang Disarankan menggunakan berat dalam satuan GRAM. Pada master data satuan diwajibkan ada satuan GRAM.
Dalam proses pengaturan opsi timbangan, penentuan jumlah digit pada setiap bagian barcode harus disesuaikan dengan format barcode yang dihasilkan oleh perangkat timbangan. Kesalahan dalam menentukan jumlah digit dapat menyebabkan sistem gagal mengenali kode barang maupun berat produk yang ditimbang.
-
Nilai Flag :
Terdapat 3 nilai kombinasi flag yang bisa dipakai untuk menandakan bahwa barcode tersebut adalah dari timbangan, contoh dua digit yang diawali dengan angka 20, 10, 22.
Melalui pengaturan opsi timbangan yang benar, setiap barcode yang dicetak dapat diterjemahkan oleh sistem secara akurat. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pengujian barcode setelah proses konfigurasi selesai agar transaksi berjalan lancar dan data penjualan tercatat dengan tepat.
Apabila terjadi kendala saat pembacaan barcode, periksa kembali konfigurasi digit flag, kode item, dan berat yang telah ditentukan. Melakukan pengecekan secara berkala pada pengaturan opsi timbangan juga dapat membantu menjaga akurasi data dan meminimalkan kesalahan operasional di area kasir.
