...

Daftar Isi

Cara Praktis Input Pembayaran QRIS di Aplikasi Kasir IPOS 5

input pembayaran qris

Ringkasan

  • Bank Indonesia mencatat jumlah pengguna QRIS di Indonesia telah mencapai lebih dari 52 juta pengguna, dengan volume transaksi yang terus meningkat pesat melebihi 4 miliar transaksi secara nasional.
  • Melakukan input pembayaran QRIS secara terstruktur pada sistem kasir memastikan pencatatan keuangan toko non-tunai langsung terposting tepat ke rekening bank tanpa risiko selisih kas.

Metode pembayaran non-tunai menggunakan QRIS kini menjadi standar pelayanan wajib bagi pemilik toko ritel, minimarket, maupun grosir. Pelanggan menyukai kemudahan transaksi yang cepat, sementara bagi pemilik usaha atau kasir, penerimaan nontunai harus tercatat dengan teratur agar pembukuan kas harian tetap presisi.

Bagaimana cara mencatat transaksi QRIS agar uang yang masuk langsung terhubung ke akun bank toko Anda tanpa menimbulkan selisih? Artikel ini menyajikan panduan langkah demi langkah melakukan input pembayaran QRIS di aplikasi kasir IPOS 5 secara akurat dan efisien.

Mengapa Pengaturan Pembayaran QRIS Sangat Penting Bagi Usaha Anda?

Pencatatan pembayaran QRIS yang tepat mencegah ketidaksesuaian laporan keuangan kasir dan mempermudah rekonsiliasi bank harian. Tanpa alokasi akun yang benar pada sistem Point of Sale (POS), penerimaan dompet digital dan transfer electronic money sering kali tercampur dengan kas tunai, yang berisiko memicu potensi kehilangan uang atau kekeliruan audit harian.

“Pengintegrasian sistem transaksi nontunai ke dalam pembukuan POS secara real-time adalah kunci utama menjaga ketepatan laporan arus kas harian serta mempercepat rekonsiliasi akun bank usaha.” — Pakar Manajemen Operasional Ritel

Aplikasi kasir IPOS 5 dirancang khusus untuk memisahkan setiap saluran pembayaran nontunai (e-money) secara mendetail. Dengan fitur ini, pendapatan tunai dan penerimaan bank tersusun rapi secara otomatis.

Baca juga : Aplikasi Kasir Cloud vs Desktop, Pilih Mana untuk Usaha Anda?

Bagaimana Cara Input Pembayaran QRIS pada Aplikasi Kasir IPOS 5?

Proses pencatatan transaksi QRIS di IPOS 5 dibagi menjadi dua tahap utama: membuat master akun e-money terlebih dahulu, kemudian menggunakannya pada modul Penjualan Kasir.

Berikut panduan langkah demi langkah yang dapat Anda ikuti :

1. Tambahkan Akun QRIS di Master Data

Buka aplikasi IPOS 5, lalu masuk ke menu Master Data di bagian menu utama. Pilih opsi E-Money, kemudian klik tombol Tambah untuk mendaftarkan akun baru.

  • Kode/Nama : Isikan nama layanan QRIS yang Anda gunakan (contoh: QRIS BCA atau QRIS Mandiri).
  • Keterangan : Isikan deskripsi penjelas yang sama (contoh: QRIS BCA).
  • Akun Bank : Pilih akun bank penampung yang sesuai (contoh: pilih Bank BCA).

Setelah seluruh kolom terisi dengan benar, klik Simpan.

2. Buka Modul Penjualan Kasir dan Masukkan Transaksi

Masuk ke modul Penjualan, lalu buka menu Penjualan Kasir. Klik tombol Tambah untuk memulai transaksi baru, pilih data pelanggan, lalu scan atau masukkan barang-barang belanjaan yang dibeli oleh pelanggan.

3. Masukkan Nominal Pembayaran pada Kolom E-Money

Klik tombol Bayar pada layar transaksi. Pindahkan fokus pengisian ke baris E-Money, lalu masukkan nominal pembayaran yang dibayarkan pelanggan melalui QRIS (contoh: 150.000).

Pada opsi pilihan E-Money di sebelahnya, pilih jenis akun yang telah Anda buat sebelumnya (contoh : QRIS BCA). Setelah nominal dan tipe terisi, tekan tombol Simpan/Cetak.

4. Cek Mutasi Otomatis pada Buku Besar Akuntansi

Buka menu Akuntansi, lalu pilih Buku Besar. Filter kode akun ke akun rekening bank yang dituju (contoh : Bank BCA).

Anda akan melihat saldo transaksi penjualan kasir tersebut secara otomatis masuk ke dalam daftar mutasi kredit/debit akun bank Anda sesuai dengan nomor faktur Penjualan Kasir.

Apa Manfaat Penggunaan IPOS 5 dalam Mengelola Pembayaran Nontunai?

Penggunaan fitur ini sangat fleksibel untuk berbagai jenis penyedia jasa QRIS yang digunakan oleh toko Anda.

Sebagai contoh, Toko Sumber Makmur memiliki dua stiker QRIS di meja kasir, yaitu QRIS Statis BCA dan QRIS Dinamis dari bank lain. Ketika kasir melayani transaksi senilai Rp150.000 yang dibayar pelanggan scan QRIS BCA, kasir cukup memasukkan angka Rp150.000 pada kolom E-Money IPOS 5 dan memilih QRIS BCA.

Sistem secara otomatis mencatat bahwa saldo fisik kasir tidak bertambah tunai, melainkan masuk ke saldo piutang/kas Bank BCA. Di akhir jam kerja, saat kasir melakukan settlement atau serah terima shift, nilai laporan kas fisik (cash) di laci kasir tetap persis sesuai tanpa memikul beban selisih uang QRIS.

Fitur pemisahan pembayaran e-money pada IPOS 5 membawa dampak positif pada efisiensi operasional harian toko Anda :

  • Mencegah Kerugian Akibat Selisih Kasir : Kasir tidak perlu mencampur adukkan catatan uang tunai dan saldo digital. Laporan penutupan kasir (closing) menjadi akurat.

  • Mendukung Multi-Akun QRIS : Anda bisa menambahkan lebih dari satu akun QRIS (misalnya QRIS BCA, QRIS Mandiri, QRIS ShopeePay) dan masing-masing dapat dihubungkan ke akun bank yang berbeda.

  • Integrasi Akuntansi Otomatis : Setiap kali transaksi selesai dicatat, laporan jurnal dan buku besar bank langsung terintegrasi secara otomatis tanpa perlu input ulang secara manual di akhir bulan.

Baca juga : Kenali Penyebab PC Server Tidak Bisa Booting dan Solusinya!

FAQ seputar Input Pembayaran QRIS pada Aplikasi Kasir IPOS

Bisakah saya menambahkan lebih dari satu jenis QRIS di IPOS 5?

Bisa. Anda dapat menambahkan beberapa akun e-money sekaligus di menu Master Data (misalnya QRIS BCA, QRIS BRI, atau QRIS ShopeePay) dan mengarahkannya ke akun bank yang sesuai.

Bagaimana jika pelanggan membayar sebagian dengan tunai dan sebagian dengan QRIS?

IPOS 5 mendukung pembayaran gabungan (split payment). Anda dapat menginput sebagian nominal pada kolom Tunai dan sisanya pada kolom E-Money sebelum menyimpan transaksi.

Apakah pembayaran QRIS di IPOS 5 langsung terhubung otomatis (auto-settlement) dengan EDC Bank?

Penginputan ini berfungsi untuk pencatatan internal sistem POS toko Anda agar laporan keuangan dan kasir sinkron. Verifikasi penerimaan saldo tetap disesuaikan dengan notifikasi masuk dari penyedia QRIS/EDC Anda.

Mengapa saldo QRIS tidak muncul di Laporan Kas Fisik harian?

Sistem IPOS 5 secara cerdas memisahkan antara kas fisik dengan penerimaan bank (E-Money/Bank). Uang pembayaran QRIS secara otomatis dialokasikan ke laporan mutasi rekening bank yang Anda pilih, bukan di laporan kas tunai.

Apa yang harus dilakukan jika salah memilih akun QRIS saat transaksi?

Anda dapat membuka menu Daftar Penjualan Kasir, pilih faktur yang bersangkutan, lalu klik Edit. Pindahkan alokasi E-Money ke akun QRIS yang benar, kemudian simpan kembali.

Melakukan input pembayaran QRIS pada aplikasi kasir IPOS 5 merupakan langkah penting untuk memastikan sistem pembukuan usaha Anda tetap rapi, transparan, dan akurat. Dengan memisahkan pencatatan e-money ke akun bank penampung yang sesuai, Anda tidak perlu lagi khawatir akan risiko selisih kas harian atau kesulitan saat merekap laporan keuangan harian toko.

Ingin merasakan kemudahan mengelola keuangan toko dan pembayaran nontunai secara otomatis? Coba gratis IPOS 5 sekarang dan rasakan kemudahan pengelolaan operasional usaha Anda!

Penulis
Salma adalah Content Specialist di PT Trigonal Software Indonesia dengan pengalaman 5+ tahun di bidang SEO dan content marketing. Dengan fokus pada solusi bisnis untuk UMKM, Ia membuat konten informatif dan praktis yang membantu pemilik usaha meningkatkan efisiensi operasional, mengelola keuangan, dan mengembangkan bisnis secara lebih tersistem.
Bagikan
Seraphinite AcceleratorOptimized by Seraphinite Accelerator
Turns on site high speed to be attractive for people and search engines.