BANK
Dalam sistem penjualan modern, metode pembayaran non-tunai seperti kartu debit dan kredit menjadi hal yang umum digunakan. Oleh karena itu, pengelolaan data rekening atau institusi keuangan perlu dilakukan dengan rapi agar setiap transaksi dapat tercatat secara akurat. Dalam IPOS, fitur Bank merupakan fitur untuk menambahkan daftar bank pada metode pembayaran dengan kartu debit atau kredit pada modul penjualan dan kasir.
Melalui fitur ini, pengguna dapat mengatur berbagai metode pembayaran berbasis kartu sehingga pencatatan keuangan menjadi lebih terstruktur dan mudah dipantau.
Berikut adalah cara untuk melihat data Bank :
1. Klik Menu Master Data,
2. Klik Bank,
3. Akan tampil daftar Pada bagian bawah terdapat tombol navigasi untuk Baru (Tambah data), Edit dan Hapus.
Menambah Data Bank :
1. Klik Tombol “Baru” pada Daftar Bank,
2. Mulai masukkan informasi data Bank dari Kode, Nama Bank, Bayar Kartu Debit dan Bayar Kartu Kredit,
3. Setelah semua diisi klik tombol “Simpan”.
Untuk memastikan data yang dimasukkan tetap konsisten, pengguna sebaiknya menggunakan penamaan dan kode akun yang mudah dikenali serta seragam. Hal ini akan memudahkan proses pencarian maupun pengecekan di kemudian hari, terutama ketika jumlah transaksi sudah semakin banyak. Konsistensi dalam pengisian data juga membantu mengurangi potensi kesalahan pencatatan.
Informasi :
- Bayar Kartu Debit : Adalah kode akun untuk Bank. Berfungsi agar pada saat transaksi penjualan jika pembayaran menggunakan kartu debit maka dana akan lansung masuk ke akun bank bersangkutan.
- Bayar Kartu Kredit : Adalah kode akun untuk Hutang Kartu Kredit bank Berfungsi agar pada saat transaksi penjualan jika pembayaran menggunakan kartu kredit maka dana akan dicatat pada Hutang Kartu Kredit.
Penting : Jika Bank penyedia kartu kredit sudah mentransfer dana maka anda harus melakukan jurnal tersendiri untuk memindahkan Hutang kartu kredit ke Akun kas.
Agar pengelolaan metode pembayaran berjalan optimal, pastikan setiap akun yang digunakan sudah sesuai dengan struktur akuntansi yang diterapkan pada bisnis Anda. Kesalahan dalam pemilihan akun dapat menyebabkan pencatatan menjadi tidak sinkron dengan laporan keuangan. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pengecekan secara berkala terhadap data yang telah dimasukkan.
Selain itu, penggunaan fitur ini juga membantu mempermudah proses rekonsiliasi transaksi, terutama ketika jumlah pembayaran non-tunai semakin meningkat. Dengan pencatatan yang tepat, setiap pemasukan dari kartu debit maupun kredit dapat dilacak dengan lebih jelas. Hal ini tentu akan sangat membantu dalam menjaga transparansi serta akurasi laporan keuangan secara keseluruhan.
Tonton tutorialnya : PROGRAM IPOS 5 – Tutorial Menambah Akun Bank | iPos 5 All Edition

