...

Autobackup

AUTOBACKUP

Dalam pengelolaan data bisnis, menjaga keamanan database menjadi hal yang sangat penting untuk menghindari kehilangan data yang tidak diinginkan. Salah satu cara yang dapat dilakuan adalah dengan melakukan pencadangan data secara rutin. Untuk mempermudah proses tersebut, IPOS menyediakan fitur autobackup yang dapat berjalan secara otomatis sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Autobackup Database berfungsi untuk membuat cadangan file database secara otomatis berdasarkan jam yang sudah ditentukan. Fitur ini mulai tersedia pada IPOS versi 5.0.0.18

Autobackup dapat aktif apabila program anda sudah diaktivasi, jika belum maka sistem pencadangan otomatis ini tidak bisa berjalan.

Berikut adalah cara untuk setting Autobackup :

  1. Klik menu Pengaturan,
  2. Pilih Backup & Restore,
  3. Klik Pengaturan Autobackup,
  4. Tampilan Autobackup akan tampil

fitur autobackup database ipos

Sebelum melakukan pengaturan, pastikan perangkat yang digunakan memiliki ruang penyimpanan yang cukup agar proses pencadangan dapat berjalan dengan lancar. Selain itu, pengguna juga disarankan untuk melakukan pengecekan berkala terhadap hasil backup guna memastikan file tersimpan dengan baik dan dapat digunakan saat dibutuhkan.

Keterangan :

  • Aktifkan Autobackup : Berfungsi untuk mengaktifkan backup secara otomatis. PENTING : Autobackup bisa aktif jika program sudah diaktivasi.
  • Lokasi Backup : Lokasi tempat meletakan file backup. PENTING : Lokasi Backup harus pada Internal Haddisk, dan Letakan pada Drive non sistem, contoh D:\Backup atau E:\Backup, ini berfungsi apabila suatu saat data windows anda rusak maka data tersebut tidak ikut dihapus.
  • Jam Backup : Penentuan waktu backup, terdapat dua slot waktu backup, bedakan 2 waktu backup contoh siang dan malam / sore sebelum toko tutup.

Pengaturan jadwal yang tepat akan membantu memastikan data selalu tersimpan dalam kondisi terbaru tanpa perlu dilakukan secara manual. Hal ini sangat berguna terutama bagi bisnis yang memiliki transaksi harian cukup tinggi. Dengan adanya sistem pencadangan otomatis, risiko kehilangan data akibat kesalahan teknis atau human error dapat diminimalkan.

Sebagai langkah tambahan, pengguna juga dapat menyimpan salinan cadangan di lokasi lain secara berkala sebagai bentuk antisipasi. Dengan memanfaatkan fitur ini secara optimal, keamanan data bisnis akan lebih terjaga dan operasional dapat berjalan dengan lebih tenang.

Tonton juga : Setting Auto Backup Langsung ke Google Drive PROGRAM IPOS 5