...

Daftar Isi

Cara Menghitung Keuntungan Petshop agar Laba Lebih Terukur

cara menghitung keuntungan petshop

Ringkasan :

  • Keuntungan petshop tidak cukup dihitung dari total penjualan. Anda perlu mengurangi omzet dengan seluruh biaya yang berkaitan dengan operasional agar mengetahui laba sebenarnya.
  • Pencatatan penjualan, pembelian stok, biaya operasional, dan margin produk secara rutin membantu pemilik petshop mengetahui produk mana yang paling menguntungkan dan mengambil keputusan bisnis dengan lebih tepat.

Memiliki omzet besar belum tentu berarti petshop menghasilkan keuntungan yang besar. Penjualan yang tinggi bisa saja diikuti biaya stok, gaji karyawan, listrik, sewa tempat, hingga biaya operasional lainnya yang cukup besar.

Karena itu, memahami cara menghitung keuntungan petshop penting dilakukan sejak awal. Dengan mengetahui laba secara berkala, Anda dapat mengevaluasi harga jual, mengontrol biaya, dan menentukan strategi penjualan berdasarkan kondisi keuangan usaha yang sebenarnya.

Apa yang Dimaksud dengan Keuntungan Petshop?

Keuntungan petshop adalah selisih antara pendapatan yang diperoleh dari penjualan dengan biaya yang dikeluarkan untuk menjalankan usaha.

Secara sederhana, rumusnya adalah :

Keuntungan = Total Pendapatan – Total Biaya

Namun, perhitungan tersebut masih terlalu umum. Dalam praktiknya, Anda perlu membedakan antara omzet, laba kotor, dan laba bersih.

Omzet adalah total nilai penjualan sebelum dikurangi biaya. Sementara itu, laba kotor diperoleh setelah omzet dikurangi harga pokok penjualan (HPP). Setelah seluruh biaya operasional dikurangi dari laba kotor, Anda akan mendapatkan laba bersih.

Perbedaan ini penting karena omzet yang terlihat besar belum tentu mencerminkan keuntungan yang sebenarnya.

Baca juga : Rekomendasi Aplikasi Kasir Petshop Terbaik 2026!

Bagaimana Cara Menghitung Keuntungan Petshop?

Agar hasil perhitungan lebih akurat, Anda dapat menggunakan beberapa tahapan berikut.

Hitung Total Omzet Petshop

Langkah pertama adalah mengetahui seluruh pendapatan dari penjualan dalam periode tertentu, misalnya satu bulan.

Contohnya, sebuah petshop menjual makanan kucing, pasir, vitamin, aksesori, dan produk grooming. Selama satu bulan, total penjualan mencapai Rp50 juta.

Angka Rp50 juta tersebut merupakan omzet, bukan keuntungan.

Hitung harga pokok penjualan

Selanjutnya, hitung biaya yang berkaitan langsung dengan produk yang berhasil terjual. Dalam bisnis petshop, komponen ini dapat berupa harga pembelian makanan hewan, pasir, vitamin, aksesori, atau produk lainnya.

Misalnya dari omzet Rp50 juta, total HPP produk yang terjual adalah Rp35 juta.

Maka :

Laba Kotor = Rp50 juta – Rp35 juta = Rp15 juta

Artinya, petshop memperoleh laba kotor sebesar Rp15 juta sebelum dikurangi biaya operasional.

Catat seluruh biaya operasional

Agar mengetahui laba bersih, jangan berhenti pada laba kotor. Catat juga biaya yang dikeluarkan untuk menjalankan petshop.

Beberapa contohnya adalah :

  • Sewa tempat
  • Gaji karyawan
  • Listrik dan air
  • Internet
  • Biaya transportasi
  • Biaya promosi
  • Biaya kemasan
  • Biaya perawatan peralatan
  • Biaya administrasi dan operasional lainnya

Misalnya, total biaya operasional dalam satu bulan mencapai Rp9 juta.

Maka : Laba Bersih = Rp15 juta – Rp9 juta = Rp6 juta

Dengan demikian, meskipun omzet petshop mencapai Rp50 juta, keuntungan bersih yang benar-benar tersisa adalah Rp6 juta.

Baca juga : Kelola Laporan Keuangan Petshop Lebih Praktis, Begini Caranya!

Bagaimana Menghitung Margin Keuntungan setiap Produk Petshop?

Selain mengetahui keuntungan keseluruhan, Anda juga sebaiknya menghitung margin masing-masing produk.

Rumus sederhananya :

Margin Keuntungan = (Harga Jual – HPP) ÷ Harga Jual × 100%

Contohnya, Anda membeli makanan kucing dengan harga Rp80.000 dan menjualnya seharga Rp100.000.

Keuntungannya adalah : Rp100.000 – Rp80.000 = Rp20.000

Sedangkan marginnya : Rp20.000 ÷ Rp100.000 × 100% = 20%

Perhitungan seperti ini membantu Anda melihat produk mana yang memberikan margin lebih baik. Jangan hanya berfokus pada produk dengan penjualan paling tinggi, karena produk yang paling laris belum tentu menghasilkan margin terbesar.

Mengapa Stok Harus Diperhitungkan saat Menghitung Keuntungan Petshop?

Stok memiliki hubungan langsung dengan perhitungan keuntungan. Kesalahan mencatat stok dapat membuat HPP dan laba yang dihitung menjadi tidak akurat.

Misalnya, sistem mencatat ada 100 kemasan makanan kucing, tetapi stok fisik ternyata hanya 90 kemasan. Selisih tersebut dapat memengaruhi nilai persediaan sekaligus membuat Anda kesulitan mengetahui apakah terjadi kesalahan pencatatan, barang rusak, atau kehilangan.

Karena itu, lakukan stock opname secara berkala dan cocokkan stok fisik dengan catatan penjualan serta pembelian.

Pencatatan yang terintegrasi dapat membantu mengurangi pekerjaan manual. Aplikasi kasir seperti IPOS 5 dapat digunakan untuk mencatat transaksi sekaligus membantu pengelolaan stok dan laporan usaha sehingga data penjualan lebih mudah ditelusuri.

Bagaimana Aplikasi Kasir Membantu Menghitung Keuntungan Petshop?

Menghitung keuntungan secara manual masih memungkinkan ketika transaksi petshop sedikit. Namun, semakin banyak produk dan transaksi, semakin besar pula risiko salah mencatat atau melewatkan biaya.

Aplikasi kasir dapat membantu dengan mengumpulkan data transaksi secara lebih terstruktur. Data penjualan yang tercatat dapat digunakan untuk memantau omzet, stok, harga produk, dan laporan usaha tanpa harus menghitung semuanya dari awal menggunakan catatan terpisah.

Dengan IPOS 5, pemilik petshop juga dapat lebih mudah memantau aktivitas operasional melalui pencatatan transaksi dan laporan. Hal ini membuat proses evaluasi usaha menjadi lebih praktis, terutama ketika jumlah produk dan transaksi sudah semakin banyak.

Yang terpenting, aplikasi kasir bukan sekadar alat untuk menerima pembayaran. Data yang dihasilkan dari setiap transaksi dapat menjadi dasar untuk mengevaluasi kondisi usaha.

Seberapa sering Keuntungan Petshop perlu Dihitung?

Idealnya, perhitungan dilakukan secara rutin, bukan hanya ketika pemilik membutuhkan laporan keuangan.

Untuk operasional harian, Anda dapat memantau penjualan dan transaksi setiap hari. Kemudian, lakukan rekap keuntungan secara mingguan atau bulanan untuk melihat perkembangan usaha secara lebih menyeluruh.

Evaluasi bulanan dapat membantu Anda menjawab beberapa pertanyaan penting :

  • Apakah omzet meningkat dibandingkan bulan sebelumnya?
  • Apakah laba ikut meningkat?
  • Produk apa yang paling laris?
  • Produk apa yang memiliki margin paling besar?
  • Apakah biaya operasional mulai meningkat?
  • Apakah ada stok yang terlalu lama tersimpan?

Dari sini, Anda tidak hanya mengetahui berapa keuntungan petshop, tetapi juga memahami faktor yang memengaruhi naik turunnya keuntungan tersebut.

FAQ seputar Cara Menghitung Keuntungan Petshop

Apakah omzet petshop sama dengan keuntungan?

Tidak. Omzet merupakan total pendapatan dari penjualan, sedangkan keuntungan adalah pendapatan setelah dikurangi HPP dan biaya yang relevan.

Bagaimana cara mengetahui petshop untung atau rugi?

Hitung total pendapatan, kurangi HPP untuk mendapatkan laba kotor, kemudian kurangi seluruh biaya operasional untuk mengetahui laba bersih. Jika hasil akhirnya positif, usaha memperoleh keuntungan.

Apakah semua produk petshop harus memiliki margin yang sama?

Tidak. Margin dapat berbeda berdasarkan jenis produk, harga beli, tingkat persaingan, dan strategi penjualan. Yang penting adalah Anda mengetahui margin setiap produk dan dampaknya terhadap keuntungan keseluruhan.

Apakah aplikasi kasir diperlukan untuk petshop?

Tidak selalu wajib, terutama jika transaksi masih sangat sedikit. Namun, aplikasi kasir dapat membantu ketika jumlah produk, transaksi, dan aktivitas operasional semakin banyak sehingga pencatatan manual menjadi kurang praktis.

Memahami cara menghitung keuntungan petshop membantu Anda melihat kondisi usaha berdasarkan angka yang lebih nyata, bukan sekadar dari besarnya omzet. Mulailah dengan mencatat omzet, menghitung HPP, mengurangi biaya operasional, serta mengevaluasi margin produk secara rutin.

Jika pencatatan manual mulai menyulitkan, penggunaan aplikasi kasir dapat menjadi pilihan untuk membuat pengelolaan transaksi, stok, dan laporan lebih terstruktur. Anda dapat mencoba IPOS 5 secara gratis untuk melihat bagaimana aplikasi kasir dapat membantu mempermudah operasional dan pengelolaan keuangan petshop.

Alifia Rakasiwi
Penulis
Saya adalah Content Specialist di Trigonal Software dengan spesialisasi pada manajemen operasional ritel dan strategi bisnis UMKM. Melalui analisis mendalam terhadap sistem perangkat lunak bisnis, fokus saya adalah memformulasikan panduan teknis mengenai efisiensi sistem kasir dan pembukuan modern yang berorientasi pada profitabilitas usaha.
Bagikan