BAYAR PIUTANG
Dalam pengelolaan transaksi konsinyasi, pencatatan pembayaran menjadi hal penting untuk memastikan arus kas tetap terkontrol dengan baik. Proses bayar piutang ini membantu bisnis dalam memantau kewajiban pelanggan serta memastikan tidak ada tagihan yang terlewat. Oleh karena itu, sistem yang terintegrasi seperti IPOS 5 menyediakan fitur khusus untuk mempermudah proses pencatatan dan pemantauan pembayaran tersebut.
Fitur Bayar Piutang berfungsi untuk mencatat aktivitas pembayaran piutang barang konsinyasi dari pelanggan, Daftar pembayaran piutang konsinyasi juga digunakan untuk menampilkan, menambah, mengubah dan menghapus transaksi pembayaran piutang.
A. Berikut adalah cara untuk melihat data pembayaran :
1. Klik menu konsinyasi keluar,
2. Klik bayar piutang,
3. Akan tampil daftar pembayaran, untuk informasi detail tentang cara penggunaan dan fungsi dari daftar transaksi klik disini.
B. Menambah data pembayaran :
1. Klik tombol tambah pada daftar
2. Pilih Nama Pelanggan, apabila terdapat tunggakan pembayaran maka akan tampil pada bagian bawah,
3. Setelah itu, pilih Kode Akun yang dipakai untuk pembayaran, Nilai Akun akan bertambah setelah pembayaran,
4. Pilih Tanggal Pembayaran,
5. Pilih Cara Bayar : Tunai, Cek/BG atau Deposit,
- Tunai = Cash (Baik uang cash atau transfer Bank)
- Cek/BG = Pembayaran melalui Cek atau BG, Jika memilih opsi ini maka anda harus melalukan satu tahap lagi untuk pelunasan pada menu Status Lunas Cek/BG
- Deposit = Pembayaran Dilakukan melalui deposit yang disimpan pada pelanggan.
6. Masukkan Potongan Jika ada, Masukkan Jumlah.
7. Setelah semua diisi klik tombol “Simpan”.
Keterangan :
- Tombol Bayar : Bersifat Opsional, Terdiri dari Opsi Bayar Nominal, Bayar Semua dan Kosongkan.
- Bayar Nominal = Bayar sesuai jumlah uang yang diberikan.
- Bayar Semua = Melunasi Semua tagihan.
- Kosongkan = Mengosongkan Jumlah bayar.
C. Menghapus data pembayaran piutang :
1. Pilih salah satu data pembayaran dari daftar pembayaran piutang,
2. Klik Tombol “Hapus”.
D. Mencetak bukti pembayaran piutang :
1. Setelah menyimpan data, klik tombol cetak, maka ada pilihan cetak.
2. Pilih jenis laporan,
3. Klik tombol “Print”.
Berikut adalah contoh laporan bukti pembayaran piutang :
Dengan adanya fitur ini, proses pencatatan pembayaran menjadi lebih rapi dan mudah dilacak. Pengguna juga dapat memastikan setiap transaksi tercatat dengan baik sehingga meminimalkan risiko kesalahan data. Selain itu, laporan yang dihasilkan dapat digunakan sebagai bukti transaksi sekaligus referensi dalam pengelolaan keuangan bisnis secara lebih profesional.
Tonton tutorialnya : Menerima Pembayaran Piutang pada Progam IPOS 5



